Cara Splicing Fiber Optic, Keunggulan dan Tantangannya

Cara Splicing Fiber Optic

Mengetahui cara splicing fiber optic itu termasuk ilmu yang sangat penting, lho. Entah itu untuk menyambungkan dua kabel menjadi satu kesatuan atau untuk memperbaiki ujung kabel yang rusak. 

Nah, penjelasan tentang alat-alat untuk splicing, manfaat, dan tantangan dari penggabungan serat optik akan kamu temukan di artikel ini! Yuk di simak!

Pengertian Fiber Optik 

Pengertian Fiber Optik

Sebelum ke pokok bahasan, kamu perlu tahu dulu apa itu fiber optic. Itu adalah teknologi yang memakai serat kaca atau plastik tipis untuk mengangkut atau menyalurkan data sebagai light pulse.

Biasanya, kamu akan memakai teknologi ini agar terkoneksi dengan Internet super cepat. Sebab, kecepatan transfer datanya memang jauh lebih tinggi daripada kabel tembaga biasa.

Sedangkan splicing fiber optic adalah cara menghubungkan dua kabel dengan menyelaraskan kedua ujungnya. Hal ini untuk membuat jalur transmit sinyal cahaya dari serat-seratnya.

Ini adalah teknik krusial dalam membangun dan merawat jaringannya untuk memastikan penyaluran data yang efektif tanpa harus merelakan kualitas sinyal yang hilang atau terkena degradasi. 

Cara Splicing Fiber Optic Sesuai Jenisnya

Cara Splicing Fiber Optic Sesuai Jenisnya

Begini cara splicing fiber optic!

1. Sambungan Serat Optik dengan Pematrian (Fusion Splicing)

Cara ini mengharuskan proses peleburan dan penyatuan kedua ujung kabel untuk membuat koneksi yang terus-menerus ada. Peralatan yang kamu perlukan antara lain mesin pematri, alat pemotong kabel, alat pemutus kabel, dan kain pembersih alkohol.

Langkah-langkah:

  • Kupas kabel dengan alat pemotong dan bersihkan dengan kain pembersih alkohol.
  • Gunakan alat pemotong untuk membuat ujung kabel yang datar dan tegak lurus.
  • Letakkan kabel di dalam mesin pematri, lalu selaraskan secara presisi.
  • Lelehkan kedua ujung kabel dan satukan kembali keduanya dalam satu kesatuan dengan mesin patri. 
  • Terapkan selongsong pelindung atau tabung penyusut panas untuk memperkuat sambungan.

2. Sambungan Serat Optik Mekanis

Caranya adalah pensejajaran serat yang presisi dengan menggunakan konektor khusus tanpa peleburan atau pematrian.

Komponen Utama:

  • Pemegang konektor, untuk memegang dan menyelaraskan ujung serat.
  • Gel penyesuaian indeks, untuk mengurangi kerugian sinyal dengan menyesuaikan indeks bias.
  • Klem atau selongsong, untuk menjaga serat agar tetap pada posisinya.

Proses:

  • Kupas dan bersihkan serat seperti pada pematrian.
  • Tempatkan serat ke dalam konektor sambungan mekanis.
  • Pastikan penyelarasan yang presisi dengan menggunakan gel penyesuaian indeks.
  • Gunakan klem atau selongsong untuk menjaga serat tetap pada posisinya.
  • Konfirmasi keberlanjutan optik dan kerugian sinyal minimal.

Keunggulan Splicing Fiber Optic 

Keunggulan Splicing Fiber Optic

“Keunggulan splicing fiber optic terletak pada kerugian sinyal rendah, daya tarik tinggi, efisiensi biaya, dan fleksibilitas. Hal ini menjadikannya pilihan unggul untuk koneksi serat optik yang andal.”

Penyambungan serat optik dengan metode fusion splicing maupun secara mekanis memiliki berbagai kelebihan, yaitu:

  • Kerugian rendah, karena hanya sedikit sinyal yang hilang selama penyaluran data. Cocok untuk telekomunikasi. 
  • Daya Tarik Tinggi, karena menciptakan koneksi permanen dengan kekuatan tarik tinggi. Daya tahannya pun tinggi terhadap stres atau tegangan.
  • Efisien Biaya, karena tidak terlalu menguras budget. Terutama jika kamu memakai metode mekanis. 
  • Fleksibilitas, karena bisa dipakai dalam berbagai situasi seperti membuat jaringan telekomunikasi, jaringan area lokal, dan pusat data.

Hambatan Dalam Splicing Fiber Optic 

Hambatan Dalam Splicing Fiber Optic

“Hambatan splicing fiber optic adalah kondisi serat yang rapuh, rentan rusak, serta tidak tahan cuaca dan lingkungan ekstrem. Dibutuhkan keahlian advance dan alat khusus untuk memastikan koneksi yang handal.”

Meski memiliki kelebihan, penyambungan serat optik juga menghadapi beberapa tantangan, terutama dalam hal kerumitan. Proses ini membutuhkan alat khusus, keahlian, dan ketelitian tinggi. Karena itu, proses ini biasanya dilakukan oleh profesional yang berpengalaman. 

  • Rapuh dan mudah rusak, terutama selama proses penyambungan! Nah, kerusakan pada serat ini bisa membuat koneksi memburuk, sinyal hilang, atau masalah lainnya.
  • Kurang tahan terhadap cuaca ekstrem, seperti angin kencang, hujan lebat, atau salju. Selain itu, paparan sinar matahari atau faktor lingkungan lain dapat menyebabkan degradasi serat seiring waktu. Hal ini mengakibatkan penurunan kekuatan sinyal atau masalah lainnya. 

Kesimpulan 

Menyambung serat optik merupakan langkah krusial dalam membentuk jalur kontinu untuk mentransmisikan data dalam jaringan komunikasi modern. Dalam melakukan splicing serat optik, diperlukan alat dan peralatan khusus, serta keahlian dan presisi yang tinggi.

Nah, apakah sekarang kamu sudah tahu bagaimana cara splicing fiber optic? Sebagai catatan, penting untuk bekerja dengan para profesional terlatih yang memiliki pengalaman luas dalam splicing jika kamu akan melakukannya. Hal ini demi memastikan koneksi yang handal dan efisien.

Baca Juga!

Leave a Comment

Artikel Pilihan

Artikel Terbaru